Bola Indonesia Official
BolaINDONESIAEN
WC 2026 🏆
GK+
Stefan Effenberg Kritik Jerman: "Kami Bukan Lagi Tim Top, Butuh Keputusan Berani"

Stefan Effenberg Kritik Jerman: "Kami Bukan Lagi Tim Top, Butuh Keputusan Berani"

July 1, 2026 · Global

Bagikan:

Stefan Effenberg mengkritik timnas Jerman setelah eliminasi dari Piala Dunia, menyerukan perlunya perubahan dan penekanan pada pemain muda.

Stefan Effenberg memberikan analisis tajam mengenai eliminasi Jerman dari Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Paraguay. Dalam kolomnya, mantan gelandang ini tidak ragu untuk mengungkapkan kekhawatirannya tentang kondisi sepak bola Jerman saat ini dan menyerukan perlunya perubahan drastis dari pelatih Julian Nagelsmann dan DFB. Effenberg mengungkapkan, "Jerman telah kembali ke kenyataan dengan sangat keras," di media SportBild. Menurutnya, kekalahan dalam adu penalti melawan Paraguay adalah "bencana nyata" tidak hanya bagi tim dan pelatih, tetapi juga bagi seluruh gerakan sepak bola Jerman.

Image

Meskipun Effenberg mengkritik keputusan wasit yang membatalkan gol Jonathan Tah, dia menekankan bahwa itu bukan penyebab utama eliminasi. Menurutnya, Jerman seharusnya sudah bisa menyelesaikan pertandingan jauh sebelum itu dan harus bertanggung jawab atas kesalahan defensif serta ketidakmampuan dalam menyerang meskipun mendominasi penguasaan bola. Effenberg menyebutkan bahwa kualitas keseluruhan skuad saat ini menjadi masalah utama: "Kami tidak memiliki pemain yang dapat membuat perbedaan seperti yang dilakukan Prancis, Argentina, Spanyol, atau Inggris."

Oleh karena itu, Effenberg mengajak Nagelsmann untuk memulai fase baru, dengan lebih berani memberikan kesempatan kepada talenta muda dan segera menetapkan proyek teknik yang kredibel. Dia juga menyarankan agar Jonas Urbig diberi kepercayaan penuh sebagai kiper utama, menutup bab tentang kiper-kiper senior, serta memberikan lebih banyak ruang bagi pemain muda seperti Lennart Karl, Nathaniel Brown, Malick Thiaw, dan Saïd El Mala. "Para penggemar ingin melihat proyek yang jelas untuk masa depan," tegas Effenberg, yakin bahwa hanya dengan peremajaan yang berani, Jerman dapat kembali bersaing di level tertinggi.


Related Articles

  1. Mundial 2026
  2. Nagelsmanns Position bei Deutschland wankt, Klopp will Bundestrainer werden
Bagikan: