
Brasil Ingin Mengubah Cerita Melawan Jepang di Piala Dunia 2026
June 30, 2026 · Global
Brasil berusaha mengubah hasil pertandingan melawan Jepang di Piala Dunia 2026 setelah mengalami kekalahan di laga persahabatan. Pelatih Ancelotti menaruh harapan besar pada Vinicius dan pemulihan Raphinha.
Brasil bertekad untuk mengubah cerita mereka di Piala Dunia 2026 dengan mengundang Yoichi Takahashi ke Copacabana untuk merevisi hasil final ‘Campeones’ antara Oliver dan Benji, di mana Jepang menang 3-2 atas Brasil. Takahashi, yang mempublikasikan ‘Captain Tsubasa’ pada tahun 1981 setelah terinspirasi oleh Piala Dunia 1978, mengakhiri kisahnya setelah 43 tahun dengan kekalahan Brasil di Piala Dunia U-23. Dalam pertandingan persahabatan terbaru antara kedua tim, Jepang berhasil membalikkan keadaan dari tertinggal 0-2 untuk menang 3-2.

Di Piala Dunia ini, Brasil beradaptasi dengan strategi pelatih Carlo Ancelotti yang berfokus pada konsistensi pertahanan. Dalam turnamen ini, Brasil mencetak 7 gol dan kebobolan 1, namun Ancelotti menekankan pentingnya menjaga gawang tetap bersih. Vinicius menjadi bintang tim, menyebarkan filosofi pelatih di lapangan. Matheus Cunha juga berperan penting, membantu Vinicius bersinar. Neymar menjadi tambahan yang sangat dinantikan, sementara Raphinha terus berlatih di New Jersey untuk kembali ke tim setelah cedera.
Jepang kini menjadi tim yang lebih berbahaya, bertransformasi dari tim yang terorganisir menjadi tim kreatif yang mematikan. Hanya tiga pemain Jepang yang bermain di liga domestik. Perubahan sistem di Jepang juga terlihat dari kiper Zion Suzuki, yang lahir di New Jersey dari orang tua campuran dan telah tinggal di Jepang sejak usia 7 tahun, kini menjadi kiper termuda di Piala Dunia. Kembalinya Kubo dari cedera juga dipertanyakan, menjelang laga melawan Brasil.