Sorotan Piala Dunia: Pau Cubarsi dan Pedri Bersinar untuk Spanyol dalam Kemenangan Tipis atas Uruguay
June 28, 2026 ยท Global
Tim nasional Spanyol, yang dihuni oleh beberapa pemain Barcelona, berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay di Piala Dunia 2026, dengan penampilan cemerlang dari Pau Cubarsi dan Pedri.
Tim nasional Spanyol, yang diisi oleh pemain-pemain dari Barcelona, kembali beraksi di Piala Dunia 2026 semalam, menghadapi Uruguay dalam laga yang berpotensi menentukan posisi grup. La Roja ingin meraih kemenangan dan menyelesaikan grup dengan baik untuk menghindari pertemuan dengan Argentina di babak 32 besar, dan mereka berhasil melakukannya berkat gol tunggal dari Alex Baena.
Pertandingan berjalan dengan banyak ketegangan, di mana Uruguay berusaha membuat laga menjadi lebih fisik daripada taktis, tetapi tetap ada momen-momen menarik. Sebelum laga ini, Prancis juga menghadapi Norwegia dalam pertandingan yang menjanjikan, di mana Ousmane Dembele dan kawan-kawan berhasil mencetak empat gol ke gawang lawan. Jules Kounde tampil dalam pertandingan tersebut dan menunjukkan performa yang baik di Piala Dunia.
Spanyol mengalahkan Uruguay dengan skor 1-0, menguasai 67 persen penguasaan bola dan mencatatkan 553 umpan akurat, sementara Uruguay hanya mampu mencatat satu tembakan ke arah gawang. Gol tunggal tercipta pada menit ke-42 setelah aksi dari Lamine Yamal di sisi kanan, sementara Uruguay harus bermain dengan sepuluh orang setelah Agustin Canobbio mendapatkan kartu merah di masa tambahan waktu.
Pedri menjadi starter untuk Spanyol dalam laga ini, yang lebih menuntut kesabaran daripada permainan spektakuler. Uruguay membuat permainan menjadi fisik dan sempit, sehingga Pedri harus lebih banyak berperan dalam menjaga struktur tim. Meskipun tidak tampil dalam performa terbaiknya, kontribusinya tetap penting. Spanyol tidak selalu mengalirkan bola melalui Pedri di zona-zona berbahaya, dan ia sering kali mendapatkan tekel dari lawan. Luis de la Fuente dengan bijak menariknya keluar pada menit ke-60.
Pau Cubarsi tampil sebagai salah satu pemain yang menonjol dalam pertandingan ini. Meskipun Uruguay berusaha membuat permainan tidak nyaman, bek tengah Spanyol berhasil menjaga ketenangan dan permainan tetap terorganisir. Cubarsi menunjukkan ketenangan saat menguasai bola, terutama di pertandingan di mana satu kesalahan bisa berakibat fatal. Ia juga memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol, tetapi sayangnya tidak berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut.
Lamine Yamal kembali menjadi sorotan, di mana Uruguay memperlakukannya sebagai salah satu ancaman utama. Uruguay mulai dengan agresif dan berusaha keras untuk membatasi ruang geraknya di sisi kanan. Meskipun tidak tampil optimal seperti yang diharapkan, Yamal tetap berkontribusi pada gol kemenangan dengan aksi pentingnya.
Ferran Torres masuk ke pertandingan dengan motivasi untuk membuktikan diri, dan momen terbaiknya muncul di menit ke-86 ketika ia hampir memastikan kemenangan untuk Spanyol, tetapi tembakannya mengenai tiang gawang. Meskipun ia terus mencari posisi yang baik, penyelesaian akhir masih perlu diperbaiki.
Dani Olmo yang memulai dari bangku cadangan, masuk di babak kedua untuk menambah kontrol dan kualitas di lini tengah. Kesempatan terbaiknya datang setelah umpan silang dari Lamine di menit ke-63, tetapi ia gagal mencetak gol dari tengah kotak penalti, sebuah momen yang mengecewakan.
Hamza Abdelkarim, pemain muda Barcelona yang berusia 18 tahun, juga terlibat dalam pertandingan ini, meskipun ia memiliki pengalaman yang berbeda dari yang lain. Ia terlibat dalam momen menarik ketika Iran mengira telah mencetak gol di waktu tambahan, tetapi dianulir oleh VAR karena offside.
Secara keseluruhan, ini adalah hari yang kuat bagi Barcelona meskipun tidak sempurna. Cubarsi tampil menonjol dengan cara yang alami di level ini, sementara yang lainnya juga menunjukkan momen-momen penting.