Lionel Scaloni memuji penampilan luar biasa Lionel Messi di Piala Dunia, menegaskan bahwa ia tidak terkejut dengan performa Messi saat Argentina bersiap menghadapi perempat final melawan Swiss.
Scaloni Tidak Terkejut dengan Penampilan ‘Mesin’ Messi di Piala Dunia
Menurut Soccernews.
Latar belakang
Lionel Messi, yang kini telah mencetak delapan gol di Piala Dunia 2026, menjadi sorotan utama dalam setiap pertandingan Argentina. Dengan rekor mencetak gol yang terus bertambah, Messi tidak hanya berperan sebagai kapten tetapi juga sebagai inspirasi bagi rekan-rekannya. Performa gemilangnya di turnamen ini menjadi kunci bagi Argentina dalam mengejar impian mereka untuk meraih trofi Piala Dunia.
Mengapa ini penting
Penampilan luar biasa Lionel Messi di Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa meskipun usianya semakin bertambah, ia masih menjadi pemain kunci bagi Argentina. Dengan berhasil mencetak gol dan memberikan assist, Messi tidak hanya membantu timnya melaju ke perempat final, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah Piala Dunia. Rekor yang dicetaknya, termasuk mencetak gol dalam enam pertandingan fase knockout berturut-turut, menambah nilai sejarah bagi turnamen ini.
Poin Utama
- Scaloni Tidak Terkejut dengan Penampilan ‘Mesin’ Messi di Piala Dunia.
- Lionel Scaloni memuji penampilan luar biasa Lionel Messi di Piala Dunia, menegaskan bahwa ia tidak terkejut dengan performa Messi saat Argentina bersiap menghadapi perempat final melawan Swiss.
- Lionel Messi remains central to Argentina's plans.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menyatakan bahwa performa gemilang Lionel Messi di The player 2026 tidak mengherankannya. Scaloni menggambarkan kapten Argentina tersebut sebagai "mesin" yang terus memberikan kontribusi maksimal untuk tim. Argentina berhasil melaju ke perempat final The Messi setelah melakukan comeback dramatis melawan Mesir, di mana Messi menjadi pilar utama dalam kebangkitan tim.
Mesir sempat unggul 2-0 berkat gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Zico, di mana gol-gol tersebut terjadi setelah Messi gagal mengeksekusi penalti di babak pertama. Namun, Messi berhasil memberikan assist kepada Cristian Romero yang mencetak gol di menit ke-79, yang menjadi awal dari kebangkitan Argentina. Tak lama setelah itu, Messi menyamakan kedudukan dengan gol spektakuler yang membentur mistar gawang sebelum masuk ke gawang. Enzo Fernandez kemudian menjadi pahlawan lewat gol penentu di menit ke-92.
Dengan tambahan gol tersebut, Messi kini telah mencetak delapan gol di The club kali ini, sama dengan Kylian Mbappe, dan menjadi pemain pertama dalam sejarah The side yang mencetak gol dalam enam pertandingan fase knockout berturut-turut. Sebelumnya, Messi juga sudah memperpanjang rekor pencetak golnya menjadi sembilan pertandingan berturut-turut di Argentina's move. Meskipun usianya akan menginjak 39 tahun selama turnamen ini, Scaloni menyatakan bahwa ia selalu mengharapkan performa terbaik dari pemain yang telah meraih delapan Ballon d'Or tersebut.

"Leo berlari lebih kurang sama di setiap pertandingan. Secara fisik, memang benar dia telah melakukan persiapan yang baik dengan pelatih kebugarannya, dan itu membuahkan hasil. Namun, dari segi angka, saya tidak tahu apakah dia berubah banyak. Yang jelas, dia memberikan semua yang dia miliki. Ketika dia memberikan segalanya dan merasakan bahwa dia bisa menciptakan bahaya, dia adalah mesin," ujar Scaloni kepada wartawan menjelang pertandingan perempat final Argentina melawan Swiss di Stadion Kansas City.
Scaloni menambahkan bahwa mereka yang mengira usia akan mengejar Messi tidak mengenal pemain tersebut dengan baik. "Ini tidak mengejutkan saya. Mungkin orang yang tidak mengenalnya mengharapkan, pada usia 39, dia tidak akan berada di level ini. Tapi saya tidak tahu berapa kali saya sudah mengatakan: selama dia mau, dia akan menjadi yang terbaik. Saya percaya itu, dan bukan karena saya pelatihnya," katanya.
Argentina akan menghadapi Swiss, yang sebelumnya mengalahkan Kolombia melalui adu penalti untuk mencapai perempat final untuk yang keempat kalinya. Argentina telah memenangkan kedua pertandingan The Piala Dunia 2026 side mereka melawan Swiss, yaitu 2-0 pada tahun 1966 dan 1-0 pada tahun 2014, yang merupakan pertemuan terakhir antara kedua tim di semua kompetisi. Setelah kalah 2-1 dari Arab Saudi di pertandingan pembuka pada tahun 2022, Argentina kini tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan Piala Dunia 2026 club terakhir mereka (9 kemenangan, 2 seri), yang merupakan rekor terpanjang tanpa kekalahan dalam sejarah kompetisi. Namun, Swiss akan menjadi tantangan tersendiri karena mereka adalah satu-satunya tim yang belum pernah tertinggal di sepanjang kampanye This story 2026, termasuk kualifikasi dan pertandingan final – total 11 pertandingan (enam kualifikasi dan lima pertandingan final).
"Mereka memiliki sejarah yang panjang di The development. Mereka memiliki pemain yang sangat berpengalaman secara fisik. Mereka kuat. Jadi, ini akan menjadi lawan yang sulit. Itu sudah pasti. Kami sangat menghormati mereka, seperti halnya kami menghormati lawan-lawan lainnya. Mereka telah mengeliminasi Kolombia. Kolombia tampil sangat baik selama The player ini," tambah Scaloni. Pemenang pertandingan ini akan menghadapi Norwegia atau Inggris untuk memperebutkan tempat di pertandingan final pada 19 Juli.
Apa yang terjadi selanjutnya
Argentina kini bersiap menghadapi perempat final melawan Swiss, di mana Messi diharapkan akan terus menunjukkan performa terbaiknya. Dengan momentum yang didapat dari comeback melawan Mesir, Argentina memiliki peluang besar untuk melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Kemenangan di babak ini akan sangat berpengaruh pada outlook musim mereka dan harapan untuk meraih gelar juara.
Frequently Asked Questions
Apa hasil pertandingan Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026?
Argentina berhasil melakukan comeback dramatis melawan Mesir setelah tertinggal 2-0, dan berhasil melaju ke perempat final.
Siapa yang mencetak gol untuk Argentina dalam pertandingan melawan Mesir?
Cristian Romero mencetak gol pertama untuk Argentina, diikuti oleh gol spektakuler dari Lionel Messi dan gol penentu dari Enzo Fernandez.
Bagaimana performa Lionel Messi di Piala Dunia 2026?
Lionel Messi telah mencetak delapan gol di Piala Dunia 2026 dan menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam enam pertandingan fase knockout berturut-turut.
Apa dampak hasil ini terhadap posisi Argentina di klasemen Piala Dunia?
Dengan kemenangan ini, Argentina berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia 2026.
Kapan pertandingan berikutnya untuk Argentina di Piala Dunia 2026?
Jadwal pertandingan berikutnya untuk Argentina di Piala Dunia 2026 belum disebutkan dalam artikel ini.
Berita Terkait
Berita Terkait
Berita Terkait