Kasus Thomas Partey, Ghana Mengajukan Banding ke Pengadilan Kanada: Debut di Piala Dunia Terancam
June 18, 2026 · Global
Ghana mengajukan banding ke pengadilan Kanada untuk mendapatkan visa bagi Thomas Partey, yang terancam tidak bisa tampil di Piala Dunia 2026.
Kasus Thomas Partey menjadi perbincangan hangat menjelang debut Ghana di Piala Dunia 2026. Pemerintah Ghana telah mengajukan banding ke Pengadilan Federal Kanada untuk membatalkan penolakan visa yang diterima oleh gelandang tersebut, yang saat ini tidak dapat hadir di Toronto tempat diadakannya pertandingan pertama Black Stars melawan Panama.
Menurut laporan media Kanada, sidang untuk kasus ini dijadwalkan akan berlangsung dalam beberapa jam ke depan dan bisa menjadi penentu masa depan Partey di turnamen ini. Partey menghadapi tujuh tuduhan pelecehan seksual dan satu tuduhan serangan seksual terkait dengan dugaan kejadian yang terjadi antara tahun 2020 hingga 2022 saat dia bermain di Arsenal. Dia selalu menyatakan tidak bersalah. Proses hukum dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027 di Inggris.
![]()
Sebelumnya, FIFA mengumumkan bahwa pihak berwenang Kanada telah menolak visa gelandang Villarreal tersebut. Ghana menyebut keputusan ini sebagai "otoriter dan sangat tidak adil", dan telah secara resmi menantang keputusan ini melalui saluran diplomatik dan hukum.
Pihak berwenang Kanada sendiri tidak mengonfirmasi maupun membantah kasus ini, hanya menyatakan bahwa informasi mengenai kasus imigrasi individu tidak dapat diumumkan. Putusan dari pengadilan diharapkan akan segera keluar; jika banding ditolak dan Partey tidak dapat mencapai Kanada tepat waktu, Ghana terpaksa memulai perjalanan mereka di Piala Dunia tanpa salah satu pemain terbaik mereka.